Sejarah
Pada tahun 1910 orang Belanda menamai pulau di sisi selatan
Provinsi Nusa Tenggara Timur ini dengan julukan Pulau Komodo. Cerita ini
berawal dari Letnan Steyn van Hens Broek yang mencoba membuktikan laporan
pasukan Belanda tentang adanya hewan besar menyerupai naga di pulau tersebut.
Steyn lantas membunuh seekor komodo tersebut dan membawa dokumentasinya ke
Museum and Botanical Garden di Bogor untuk diteliti.
